Cara Membuat READMORE atau CONTINUE Otomatis

Postingan saya kali ini akan membahas cara Membuat Readmore atau "Baca Selengkapnya" pada postingan blog secara otomatis (Kalau di blog saya, saya gunakan kata "CONTINUE" di setiap ujung posting saat anda memasuki "BERANDA" atau "HOME" blog saya). Karena ada beberapa Read More yang dibuat secara manual. Kali ini saya akan berbagi ilmu membuat Read More otomatis. Dengan adanya readmore otomatis, kita bisa menentukan berapa ketinggian dan lebar penggalan postingan dan image yang akan muncul pada halaman pertama blog kita sehingga terlihat rapi dan menarik. Trik ini mungkin telah banyak yang mengetahui dan ada juga yang belum mengetahuinya. Bagi anda yang belum mengetahui bagaimana cara membuat readmore otomatis, bisa mengikuti tutorial saya berikut ini.

LANGKAH PERTAMA, silakan masuk ke acount blogger anda kemudian pilih Tata Letak, lalu Edit Html, jangan lupa memberikan tanda ceklis pada bacaan “Expand Widget Template”

Kemudian cari kode </head>
Anda dapat dengan mudah mencarinya dengan menekan CTRL + F pada keyboard Komputer anda.
Kemudian masukkan kode script di bawah ini persis dibawah kode tersebut.

<script type=’text/javascript’> var thumbnail_mode = “no-float” ; summary_noimg = 430; summary_img = 340; img_thumb_height = 100; img_thumb_width = 120; </script> <script src=’http://rizqi.moehamed.googlepages.com/read-moreotomatis.js’ type=’text/javascript’/>

LANGKAH KEDUA, cari kode html berikut ini :

<data:post.body/> atau <p><data:post.body/></p>

Kalau udah ketemu ganti kode tersebut dengan kode di bawah ini :

<b:if cond=’data:blog.pageType != &quot;item&quot;’>
<div expr:id=’&quot;summary&quot; + data:post.id’><data:post.body/></div>
<script type=’text/javascript’>createSummaryAndThumb(&quot;summary<data:post.id/>&quot;);
</script>
<span class=’rmlink’ style=’float:right;padding-top:20px;’>
<a expr:href=’data:post.url’>&#187;&#187;&#160;&#160;READMORE…</a></span>
</b:if>
<b:if cond=’data:blog.pageType == &quot;item&quot;’><data:post.body/></b:if>

Keterangan : Anda bisa ganti Read More dengan kata apa aja yang anda suka.
KETIGA, klik "SAVE TEMPLATE".
Setelah itu, silahkan "RELOAD BERANDA atau HOME" anda.
Lihatlah hasilnya....
Bagus bukan...???
Semoga bermanfaat dan sukses selaluuuuuuuuuuu!

AL-QUR’AN, SAINS DAN ILMU PENGETAHUAN

A. AL-QUR’AN
            Al-Qur’an secara ilmu kebahasaan berakar dari kata qaraa yaqrau qur’anan yang bererti “bacan atau yang dibaca”. Secara general Al-Qur’an didefenisikan sebagai sebuah kitab yang berisi himpunan kalam Allah, suatu mukjizat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. melalui perantaraan malikat Jbril, ditulis dalam mushaf yang kemurniannya senantiasa terpelihara, dan membacanya merupakan amal ibadah.

Al-Qur'an


            Al- Qur’an adalah kitab induk, rujukan utama bagi segala rujukan, sumber dari segala sumber, basis bagi segala sains dan ilmu pengetuhan, sejauh mana keabsahan ilmu harus diukur standarnya adalah Al-Qur’an. Ia adalah buku induk ilmu pengethuan, di mana tidak ada satu perkara apapun yang terlewatkan, semuanya telah terkafer di dalamnya yang mengatur berbagai asfek kehidupan manusia, baik yang berhubungan dengan Allah (Hablum minallah); sesama manusia (Hablum minannas); alam, lingkungan, ilmu akidah, ilmu sosial, ilmu alam, ilmu emperis, ilmu agama, umum dan sebagainya.(Q.S. Al-an’am: 38). Lebih lanjut Achmad Baiquni mengatakan, “sebenarnya segala ilmu yang diperlukan manusia itu tersedia di dalam Al-Qur’an”.

            Salah satu kemu’jizatan (keistimewaan) Al-Qur’an yang paling utama adalah hubungannya dengan sains dan ilmu pengetahuaan, begitu pentingnya sains dan ilmu pengetahuan dalam Al-Qur’an sehingga Allah menurunkan ayat yang pertama kali Q.S Al-‘alaq 96/1-5.
  • Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan, 
  •  Dia Telah menciptakan manusia dari segumpal darah, 
  •  Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah, 
  • Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam, 
  •  Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

            Ayat tersebut di atas mengandung perintah membaca, membaca berarti berfikir secara teratur atau sitematis dalam mempelajari firman dan ciptaannya, berfikir dengan menkorelasikan antara ayat qauliah dan kauniah manusia akan mampu menmukan konsep-konsep sains dan ilmu pengetahuan. Bahkan perintah yang pertama kali dititahkan oleh Allah kepada Nabi Muhammada SAW. dan umat Islam sebelum perintah-perintah yang lain adalah mengembangkan sains dan ilmu pengetahuan serta bagaimana cara mendapatkannya. tentunya ilmu pengetahuan diperoleh di awali dengan cara membaca, karena membaca adalah kunci dari ilmu pengetahuan, baik membaca ayat qauliah maupun ayat kauniah, sebab manusia itu lahir tidak mengethui apa-apa, pengetahuan manusia itu diperoleh melalui proses belajar dan melalui pengalaman yang dikumpulkan oleh akal serta indra pendengaran dan penglihatan demi untuk mencapai kejayaan, kebahagian dunia dan akhirat. Dalam Al-Qur’an terdapat kurang lebih 750 ayat rujukan yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan sementara tidak ada agama atau kebudayaan lain yang menegaskan dengan begitu tegas akan kepentingan ilmu dalam kehidupan manusia. Ini membuktikan bahwa betapa tingginya kedudukan sains dan ilmu pengetauan dalam Al-Qur’an (Islam). Al-Qur’an selalu memerintahkan kepada manusia untuk mendayagunakan potensi akal, pengamatan , pendengaran, semaksimal mungkin.

            Islam adalah satu-satunya agama di dunia yang sangat (bahkan paling) empatik dalam mendorong umatnya untuk menuntut ilmu, bahkan Al-Qur’an itu sendiri merupakan sumber ilmu dan sumber insfirasi berbagai disiplin ilmu pengetahuan sains dan teknelogi. Betapa tidak, Al-Qur’an sendiri mengandung banyak konsep-konsep sains, ilmu pengetahuan dan teknelogi serta pujian terhadap orang-orang yang berilmu. Dalam Q.S. Al-Mujadalah 58/11 Allah berfirman, “Allah akan mengangkat orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang berilmu pengetahuan beberapa derajat”. Selain Al-Qur’an, Hadits-hadits Nabi juga sangat banyak yang mendorong dan menekankan, bahkan mewajibkan kepada umatnya untuk menuntut ilmu. Sebagaimana sabda beliau.

طلب العلم فريضة على كل مسلم ومسلمة (رواه ابن عبد الب
“Menuntut ilmu itu suatu kewajiban kepada setiap muslim laki-laki dan perempuan”.

            Hadits ini membrikan dorongan yang sangat kuat bagi kaum muslimin untuk belajar mencari ilmu sebanyak-banyaknya, baik ilmu-ilmu agama maupun ilmu-ilmu umum, karena suatu perintah kewajiban tentunya harus dilaksanakan, dan berdosa hukumnya jika tidak dikerjakan. Lebih lanjut Rasulullah mewajibkan kepada umatnya untuk menuntut ilmu sepanjang hayatnya, tanpa di batasi usia, ruang, waktu dan tempat sebagaimana sabdanya “Tuntutlah ilmu dari buayan sampai liang lahat)”. Dan “Tuntutlah ilmu sekalipun ke negeri Cina”. Dorongan dari Al-Qur’an dan perintah dari Rasul tersebut telah diperaktekkan oleh generasi Islam pada masa abad pertengahan (abad ke 7-13 M). Hal ini terbukti dengan banykanya ilmuan-ilmuan Muslim tampil kepentas dunia ilmu pengetahuan, sains dan teknelogi, seperti Al-Farabi, Al-Kindi, Ibnu Sina, Ikhwanusshafa, Ibn Miskwaih, Nasiruddin al-Thusi, Ibn Rusyd, Imam al-Ghazali, Al-Biruni, Fakhrudin ar-Razy, Imam Hanafi, Imam Malik, Imam Syafi’I, Imam Hambali dan lain-lain. Ilmu yang mereka kembangkan pun bebagai maca disiplin ilmu, bahkan meliputi segala cabang ilmu yang berkembang pada masa itu, antara lain: ilmu Filsafat, Astrnomi, Fisika, Astronomi, Astrologi, Alkemi, Kedokteran, Optik, Farmasi, Tasauf, Fiqih, Tafsir, Ilmu Kalam dan sebagainya, pada masa itu kejayaan, kemakmuran, kekuasaan dan politik berda di bawah kendali umat Islam, karena mereka meguasai sains, ilmu pengetahuan dan teknelogi. Rasul pernah bersabda “Umatku akan jaya dengan ilmu dan harta”. Banyak lagi hadits-hadits beliau yang memberikan anjuran dan motivasi kepada umatnya untuk belajar menuntut ilmu, namun dalam kesempatan ini tentunya tidak dapat disebutkan semuanya.


B. SAINS DAN ILMU PENGETAHUAN
            Sains dan ilmu pengetahuan adalah merupakan salah satu isi pokok kandungan kitab suci Al-Qur’an. Bahkan kata ‘ilm itu sendiri disebut dalam Al-Qur’an sebanyak 105 kali, tetapi dengan kata jadiannya ia disebut lebih dari 744 kali. Sains merupakan salah satu kebutuhan agama Islam, betapa tidak setiap kali umat Islam ingin melakasanakan ibadah selalu memerlukan penentuan waktu dan tempat yang tepat, umpamanya melaksanakan shalat, menentukan awal bulan Ramadhan, pelaksanaan haji semuanya punya waktu-waktu tertentu dan untuk mentukan waktu yang tepat diperlukan ilmu astronomi. Maka dalam Islam pada abad pertengahan dikenal istilah “sains mengenai waktu-waktu tertentu”. Banyak lagi ajaran agama yang pelaksanaannya sangat terkait erat dengan sains dan teknelogi, seperti untuk menunaikan ibadah haji, bedakwah menyebarkan agama Islam diperlukan kendraan sebagai alat transportasi. Allah telah meletakkan garis-garis besar sains dan ilmu pengetahuan dalam Al-Qur’an, manusia hanya tinggal menggali, mengembangkan konsep dan teori yang sudah ada, antara lain sebagaimana terdapat dalam Q.S Ar-Rahman: 55/33.

            Hai jama''ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, Maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan (Q.S Ar-Rahman: 55/33).

            Ayat di atas pada masa empat belas abad yang silam telah memberikan isyarat secara ilmiyah kepada bangsa Jin dan Manusia, bahwasanya mereka telah di persilakan oleh Allah untuk mejelajah di angkasa luar asalkan saja mereka punya kemampuan dan kekuatan (sulthan); kekuatan yang dimaksud di sisni sebagaimana di tafsirkan para ulama adalah ilmu pengetahuan atau sains dan teknologi, dan hal ini telah terbukti di era mederen sekarang ini, dengan di temukannya alat transportasi yang mampu menmbus angksa luar bangsa-bangsa yang telah mencapai kemajuan dalam bidang sains dan teknelogi telah berulang kali melakukan pendaratan di Bulan, pelanet Mars, Juipeter dan pelanet-pelanet lainnya.

            Kemajuan yang telah diperoleh oleh bangsa-bangsa yang maju (bangsa barat) dalam bidang ilmu pengetahuan, sains dan teknelogi di abad modren ini, sebenarnya merupakan kelanjutan dari tradisi ilmiah yang telah dikembangkan oleh ilmuan-ilmuan muslim pada abad pertengahan atau dengan kata lain ilmuan muslim banyak memberikan sumbangan kepada ilmua barat, hal ini sebagaimana diungkapkan oleh Badri Yatim dalam bukunya Sejarah Perdaban Islam “kemajuan Barat pada mulanya bersumber dari peradaban Islam yang masuk ke Eropa melalui Spanyol” dan ini di akui oleh sebagian mereka. Sains dan teknologi baik itu yang ditemukan oleh ilmuan muslim maupun oleh ilmuan barat pada masa dulu, sekarang dan yang akan datang, itu semua sebagai bukti kebenaran informasi yang terkandung di dalam Al-Qur’an, karena jauh sebelum peristiwa penemuan-penemuan itu terjadi Al-Qur’an telah memberikan isyarat-isyarat tentang hal itu, dan ini termasuk bagian dari kemukjizatan Al-Qur’an, dimana kebenaran yang terkandung didalamnya selalu terbuka untuk dikaji, didiskusikan, diteliti, diuji dan dibuktikan secara ilmiyah oleh sipa pun.

C. KARAKTERISTIK SAINS ISLAM
            Allah SWT. telah menganugrahkan akal kepada manusia, suatu anugrah yang sangat berharga, yang tidak diberikan kepada makhluk lain, sehingga umat manusia mampu berpikir kritis dan logis. Agama Islam datang dengan sifat kemuliaan sekaligus mengaktifkan kerja akal serta menuntunnya kearah pemikiran Islam yang rahmatan lil’alamin. Artinya bahwa Islam menempatkan akal sebagai perangkat untuk memperkuat basis pengetahuan tentang keislaman seseorang sehingga ia mampu membedakan mana yang hak dan yang batil, mampu membuat pilihan yang terbaik bagi dirinya, orang lain, masyarakat, lingkungan, agama dan bangsanya.

Albert Einstein sang Tokoh Sains


            Sains Islam bukanlah suatu yang terlepas secara bebas dari norma dan etika keagamaan, tapi ia tetap dalam kendali agama, ia tumbuh dan berkembang bersamaan dengan tumbuh dan berkembangnya Islam . Karena antara agama dan sains dalam Islam tidak ada pemisahan, bahkan sains Islam bertujuan untuk menghantarkan seseorang kepada pemahaman yang lebih mendalam terhadap rahasi-rahasia yang terkandung dalam ayat-ayat Allah, baik ayat qauliah maupun ayat kauniah melalui pendayagunaan potensi nalar dan akal secara maksimal. Sains Islam tetap merujuk kepada sumber aslinya yakni Al-Qur’an dan Hadits, tidak hanya berpandu kepada kemampuan akal dan nalar semata, tetapi perpaduan anatara dzikir dan fikir, sebab bila hanya akal dan nalar yang menjadi rujukan, maka tidak jarang hasil temuaannya bertentangan ajaran agama atau disalah gunakan kepada hal-hal yang menyimpang dari norma-norma dan ajaran agama. Hasil penemuan tersebut bisa-bisa tidak mendatangkan manfaat tetapi malah mendatangkan mafsadah, kerusakan, dan bencana di sana sini.

            Berbeda halnya dengan sains dan ilmu pengetahuan dalam agama Kristen, dalam agama Kristen sains dan ilmu pengetahuan tidak ada ikatan dengan agama, karena antara Gereja dan ilmuan ada pertentangna yang sangat tajam sebagaimana kita dapati dalam fakta sejarah dihukum matinya seorang ilmuan Galileo Galilei (1564-1050M) hanya disebabkan pendapatnya berbeda dengan Gereja pada ketika itu. Para ilmuan Kristen dalam melakukan riset pengembangan keilmuannya tidak ada panduan wahyu sama sekali, maka tidak jarang atau sering kali hasil penemuan ilmiyah mereka tidak sejalan dengan etika moral keagamaan, menyimpang dari ajaran agama dan hal ini dimaklumi karena akal punya keterbatasan untuk mengungkapkan nilai-nilai kebenaran bila tidak didukung dan dipandu oleh wahyu. Agama, sains dan ilmu pengetahuan dalam agama Kristen berjalan sendiri-sendiri tidak ada keterikatan antara keduanya.

            Karekteristik dari sains Islam adalah keterpaduan antara potensi nalar, akal dan wahyu serta dzikir dan fikir, sehingga sains yang dihasilkan ilmuan Muslim batul-betul Islami, bermakna, membawa kesejukan bagi alam semesta, artinya mendatangkan manfaat dan kemaslahatan bagi kepentingan umat manusia sesuai dengan misi Islam rahmatan lil’alamin. Sains Islam selalu terikat dengan nilai-nilai dan norma agama dan selalu merujuk kepada Al-Qur’an dan Sunnah, dan ia membantu menghantarkan para penemunya kepada pemahaman, keyakinan yang lebih sempurna kepada kebanaran informasi yang terkandung dalam ayat-ayat Allah, yang pada akhirnya dapat meningkatkan keimanan, ketakwaan kepada Allah, mengakui keagungan, kebesaran, dan kemaha kuasan-Nya.

Cara Memasang Alexa Toolbar

Contoh Alexa Toolbar yang Telah Terinstal di Browser


Berkaitan dengan artikel tentang cara memasang alexa widget yang pernah saya buat, maka di bawah ini adalah tulisan tentang cara memasang Alexa Toolbar tersebut pada web browser yang digunakan seperti Internet Explorer, Mozilla Firefox, dan Google Chrome. Untuk web browser selain yang disebutkan untuk saat ini belum bisa digunakan.

Cara memasang atau menginstall alexa toolbar pada web browser sangat mudah.

  • Masuk ke situs www.alexa.com 
  • Pada bagian tengah halaman utama situs itu, ada tulisan Join the Alexa Toolbar Community. Klik persis pada bagian bawahnya.
  • Klik “Install Alexa Toolbar”, lalu klik Run, dan ikuti proses penginstall-an sampai selesai. Maka alexa toolbar sudah terinstall untuk web browser yang sedang digunakan saat itu.
  • Jika ingin menginstall alexa toolbar pada web browser lain (misalnya yang tadi sudah menginstall di Mozilla, maka sekarang ingin menginstallnya untuk Internet Explorer atau Google Chrome), maka klik saja pada pilihannya masing-masing (terdapat di sebelah tulisan “Toolbars and Extensions are also available for”).

Semoga yang masih bingung sudah bisa memasang (meng-install) alexa toolbar pada web browser nya saat ini. Kata - kata terakhir dari penulis bagi para pembaca adalah SELAMAT MENCOBA dan SEMOGA SUKSES.

Cara Memasang Widget Alexa Rank di Blog



Bagi yang belum tahu cara memasang widget Alexa Rank yang mengindikasikan jumlah traffic (kunjungan) pengunjung pada situs atau blog kita (dan tentunya lebih baik dipasang agar Alexa Rank nya lebih ter update dengan baik), maka silahkan ikuti langkah-langkah di bawah ini :

  • Masuk ke halaman situs www.alexa.com.
  • Klik kategori “Sitetool” (letaknya diantara kategori “Home” dan “Top Sites”) pada bagian atas halaman situs tersebut.
  • Pada halaman Sitetool tersebut, bergeserlah ke bagian bawah dimana akan ditemukan pilihan yang tertulis “Alexa Site Widget” , yang terletak diantara tulisan “Edit your listing” dan “Alexa developer tools”. Klik tulisan “Alexa Site Widget”.
  • Setelah mengklik “Alexa Site Widget” sebagaimana di atas, akan muncul 3 pilihan menu di bagian atas halaman : traffic widget, review widget, dan alexa logos. Klik traffic widget.
  • Di halaman yang baru muncul, jika anda menyusurinya dari atas ke bawah akan ditemukan 3 pilihan widget : “alexa site stats button” , “alexa traffic rank button” , dan “alexa traffic graph” dengan contoh masing-masing pilihan tersebut di sebelah kanannya. Perhatikan bahwa jika anda ingin memunculkan tulisan alexa rank lengkap dengan informasi jumlah link masuk maka pilihlah “alexa site stats button” dengan menuliskan alamat URL halaman depan situs atau blog anda (contoh : fahrismarter.blogspot.com; contoh lain dapurandkitchen.blogspot.com) . Jika anda hanya ingin menampilkan tulisan alexa rank saja maka ambillah pilihan kedua “alexa traffic rank button”. Pilihan ketiga jika dipilih, hanya berupa tampilan grafik.
  • Anda lalu akan dihadapkan pada 3 pilihan ukuran tampilan widget : button 120 x 95, vertical banner 120 x 240, dan banner 468 x 60 sedangkan contohnya ada di sebelah kanan masing-masing. Jika anda yakin dengan ukuran yang anda pilih maka copy paste kode HTML yang telah disediakan ke bagian HTML atau widget blog atau situs anda.

Terakhir saya ucapkan selamat mencoba memasang widget alexa rank, semoga artikel ini berguna bagi kita semua yang ingin mencoba meperbaiki keadaan blog kita semua.

Sistem Pencernaan Pada Hewan Memamah Biak


     Berdasarkan susunan gigi di atas, terlihat bahwa sapi (hewan memamah biak) tidak mempunyai gigi seri bagian atas dan gigi taring, tetapi memiliki gigi geraham lebih banyak dibandingkan dengan manusia sesuai dengan fungsinya untuk mengunyah makanan berserat, yaitu penyusun dinding sel tumbuhan yang terdiri atas 50% selulosa.

     Jika dibandingkan dengan kuda, faring pada sapi lebih pendek. Esofagus (kerongkongan) pada sapi sangat pendek dan lebar serta lebih mampu berdilatasi (mernbesar). Esofagus berdinding tipis dan panjangnya bervariasi diperkirakan sekitar 5 cm.

     Lambung sapi sangat besar, diperkirakan sekitar 3/4 dari isi rongga perut. Lambung mempunyai peranan penting untuk menyimpan makanan sementara yang akan dimamah kembali (kedua kah). Selain itu, pada lambung juga terjadi proses pembusukan dan peragian.


     Lambung ruminansia terdiri atas 4 bagian, yaitu rumen, retikulum, omasum, dan abomasum dengan ukuran yang bervariasi sesuai dengan umur dan makanan alamiahnya. Kapasitas rumen 80%, retikulum 5%, omasum 7-8%, dan abomasum 7-8%. Pembagian ini terlihat dari bentuk gentingan pada saat otot sfinkter berkontraksi.

     Makanan dari kerongkongan akan masuk rumen yang berfungsi sebagai gudang sementara bagi makanan yang tertelan. Di rumen terjadi pencernaan protein, polisakarida, dan fermentasi selulosa oleh enzim selulase yang dihasilkan oleh bakteri dan jenis protozoa tertentu. Dari rumen, makanan akan diteruskan ke retikulum dan di tempat ini makanan akan dibentuk menjadi gumpalan-gumpalan yang masih kasar (disebut bolus). Bolus akan Jimuntahkan kembali ke mulut untuk dimamah kedua kali. Dari mulut makanan akan ditelan kembali untuk diteruskan ke ornasum. Pada omasum terdapat kelenjar yang memproduksi enzim yang akan bercampur dengan bolus. Akhirnya bolus akan diteruskan ke abomasum, yaitu perut yang sebenarnya dan di tempat ini masih terjadi proses pencernaan bolus secara kimiawi oleh enzim.

     Selulase yang dihasilkan oleh mikroba (bakteri dan protozoa) akan merombak selulosa menjadi asam lemak. Akan tetapi, bakteri tidak tahan hidup di abomasum karena pH yang sangat rendah, akibatnya bakteri ini akan mati, namun dapat dicernakan untuk menjadi sumber protein bagi hewan pemamah biak. Dengan demikian, hewan ini tidak memerlukan asam amino esensial seperti pada manusia.

     Hewan seperti kuda, kelinci, dan marmut tidak mempunyai struktur lambung seperti pada sapi untuk fermentasi selulosa. Proses fermentasi atau pembusukan yang dilaksanakan oleh bakteri terjadi pada sekum yang banyak mengandung bakteri. Proses fermentasi pada sekum tidak seefektif fermentasi yang terjadi di lambung. Akibatnya kotoran kuda, kelinci, dan marmut lebih kasar karena proses pencernaan selulosa hanya terjadi satu kali, yakni pada sekum. Sedangkan pada sapi proses pencernaan terjadi dua kali, yakni pada lambung dan sekum yang kedua-duanya dilakukan oleh bakteri dan protozoa tertentu.

     Pada kelinci dan marmut, kotoran yang telah keluar tubuh seringkali dimakan kembali. Kotoran yang belum tercerna tadi masih mengandung banyak zat makanan, yang akan dicernakan lagi oleh kelinci.

     Sekum pada pemakan tumbuh-tumbuhan lebih besar dibandingkan dengan sekum karnivora. Hal itu disebabkan karena makanan herbivora bervolume besar dan proses pencernaannya berat, sedangkan pada karnivora volume makanan kecil dan pencernaan berlangsung dengan cepat.

     Usus pada sapi sangat panjang, usus halusnya bisa mencapai 40 meter. Hal itu dipengaruhi oleh makanannya yang sebagian besar terdiri dari serat (selulosa).

     Enzim selulase yang dihasilkan oleh bakteri ini tidak hanya berfungsi untuk mencerna selulosa menjadi asam lemak, tetapi juga dapat menghasilkan bio gas yang berupa CH4 yang dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif.

   Tidak tertutup kemungkinan bakteri yang ada di sekum akan keluar dari tubuh organisme bersama feses, sehingga di dalam feses (tinja) hewan yang mengandung bahan organik akan diuraikan dan dapat melepaskan gas CH4 (gas bio).

Cara Mudah Memasang Histats Di Situs Blogspot

Berikut ini adalah langkah-langkah cara memasang widget Histats di Blogger:

1. Silakan kunjungi situs http://www.histats.com
2. Klik menu REGISTER.
3. Isi form Login data.
4. Klik Continue.
5. Isi form additional information.
6. Beri tanda centang pada kotak kecil di bawah.
7. Klik Save.
8. Masuk ke email Anda yang tadi dimasukkan ke form Login data.
9. Buka email dari histats.com yang berjudul histats account activation email.
10. Kemudian klik link yang diberikan.
11. Setelah aktivasi berhasil, klik tulisan www.histats.com.
12. Lalu login.
13. Klik tombol Add a website.
14. Isi form website data.
15. Klik tombol continue.
16. Klik tulisan Website URL Anda.
17. Klik tab Counter CODE.
18. Klik tombol +add new counter.
19. Pilih conter style sesuai selera Anda.
20. Pilih informasi apa yang akan ditampilkan di website Anda.
21. Klik tombol Save.
22. Klik counter id yang baru saja dipilih.
23. Kemudian copy Counter CODE yang diberikan.
24. Masuk ke akun Blogger Anda.
25. Pilih menu Rancangan.
26. Klik Elemen Laman.
27. Klik Tambah Gadget di sidebar.
28. Pilih HTML/JavaScript.
29. Berjudul atau tidaknya, itu terserah pada anda. jika ingin menulis judul, silahkan tulis di kolom Judul.
30. Paste kode HTML di bagian Konten.
31. Klik tombol Simpan.

Sesudah itu silahkan duduk manis dengan santai sambil me-reload blog anda.

Hasilnya,,,,,Jegher...... Histat anda telah terbuat dengan mancaaabbbb......

 
Fahrizal Nurjulianto © 2012 | Template By Fahrizal Nurjulianto